Loading...
(0434) 21576

Kotamobagu – SMA Kristen Kotamobagu melaksanakan rangkaian Apel Pagi dan Ibadah Bersama pada Jumat, 6 Maret 2026. Apel pagi dipimpin oleh Yerikho Hamidu, Pembina Filinia Walangitan, dan Pembawa Acara Jelita Aling. Dalam arahannya, pembina mengingatkan tentang bahaya tindakan bully yang dapat menyakiti orang lain, baik melalui kata-kata, tindakan, maupun melalui media sosial. Hal yang sering dianggap sebagai candaan sebenarnya dapat melukai perasaan orang lain.

Seluruh murid diingatkan untuk saling menghargai dan menjauhi perilaku bully. Sekolah merupakan tempat untuk belajar dan membangun persahabatan, bukan tempat untuk saling menyakiti. Oleh karena itu, setiap murid diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghargai.

Ibadah bersama dipimpin oleh Sir Joshua Hengkeng, S.Th, dengan pelayanan pujian oleh Desandro Paparang (pemain gitar) dan Wanly Walangitan (penyanyi). Firman Tuhan diambil dari Matius 26:36.

Dalam khotbahnya disampaikan bahwa segala sesuatu telah ditetapkan dan dirancang oleh Tuhan. Karena itu manusia tidak perlu memaksakan Tuhan untuk mengikuti kehendaknya sendiri, sebab Tuhan lebih mengetahui apa yang terbaik bagi kehidupan setiap orang. Sikap percaya kepada rencana Tuhan menjadi bagian penting dalam menjalani kehidupan, terutama ketika menghadapi berbagai pergumulan.

Selain itu, dijelaskan bahwa dalam setiap pergumulan yang dialami manusia, Tuhan Yesus juga pernah merasakan hal yang sama. Ia memahami isi hati dan pergumulan manusia. Karena itu setiap orang diingatkan untuk tetap percaya kepada Tuhan yang adalah Imanuel, serta terus berjaga-jaga dan berdoa dalam setiap keadaan.

Dalam penyampaiannya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan mengingatkan seluruh murid untuk memperhatikan tanggung jawab sebagai pelajar serta mematuhi setiap aturan yang berlaku di sekolah. Murid juga diingatkan untuk saling menghargai satu sama lain, sebab apa yang ditabur itulah yang akan dituai.

Ibadah guru dan pegawai juga dilaksanakan dengan bacaan Alkitab dari Matius 7:6. Melalui firman Tuhan tersebut, para guru dan pegawai diingatkan untuk terus memiliki hikmat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan di lingkungan sekolah, serta tetap setia dalam mendidik dan membimbing para murid dengan penuh tanggung jawab.



Kembali ke halaman sebelumnya