Kotamobagu – Senin, 24 November 2025 SMA Kristen Kotamobagu memulai pelaksanaan Ujian Berbasis Proyek pada Senin pagi dengan pembukaan resmi di lapangan sekolah. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala SMA Kristen Kotamobagu, Ibu Delma M. E. Lontoh, S.Th, M.PdK dan diikuti oleh seluruh guru serta murid yang terlibat dalam ujian.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Kristen Kotamobagu, Ibu Delma M. E. Lontoh, S.Th, M.PdK menegaskan bahwa ujian berbasis proyek merupakan langkah untuk mendorong murid berpikir kreatif, bekerja sama, serta mengaplikasikan berbagai mata pelajaran dalam satu karya nyata. “Melalui ujian ini, kalian belajar merancang, bekerja dalam tim, dan mempertanggungjawabkan hasil kerja kalian.“
Pada pelaksanaannya, murid tidak hanya diminta menunjukkan hasil proyek yang telah mereka kerjakan secara berkelompok, tetapi juga harus mampu mempresentasikan proyek tersebut di hadapan guru-guru. Presentasi ini menjadi bagian penting karena menguji kemampuan komunikasi, pemahaman konsep, serta cara murid menjelaskan proses kerja mereka.
Setelah presentasi selesai, murid akan menghadap langsung kepada guru penguji. Dalam sesi ini, guru memberikan pertanyaan seputar proyek yang telah mereka buat. Murid dituntut untuk menjawab secara jelas dan meyakinkan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik atas proyek yang telah dibuat.
Guru-guru setiap mata pelajaran terlihat aktif mengarahkan murid pada hari pertama agar alur pengerjaan, presentasi, dan penilaian berjalan sesuai aturan. Murid pun tampak antusias dan serius mempersiapkan karya mereka.
Dengan adanya ujian berbasis proyek ini, sekolah berharap murid tidak hanya memahami materi pelajaran, tetapi juga mampu berpikir kritis, bekerja sama, dan bertanggung jawab atas hasil karya mereka. Model ujian ini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter dan kompetensi murid secara menyeluruh.
