Kotamobagu – SMA Kristen Kotamobagu melaksanakan rangkaian apel pagi dan ibadah bersama pada Selasa, 03 Februari 2026 sebagai bagian dari pembinaan disiplin, kerapian, kebersihan, dan pertumbuhan rohani murid. Seluruh kegiatan berlangsung tertib dan diikuti oleh murid, guru, serta tenaga kependidikan.
Apel pagi dipimpin oleh petugas yang telah ditunjuk, dengan Pembina Grisel Maliangga, Pemimpin Queen Lukas, dan Pembawa Acara Filinia Walangitan. Dalam arahannya, pembina apel mengingatkan bahwa apel pagi dimulai pukul 06.55, sehingga murid diharapkan membiasakan diri datang lebih awal dan tepat waktu agar kegiatan dapat berjalan lancar. Murid juga diimbau untuk menjaga kerapian diri mulai dari rambut dan atribut sekolah sebagai wujud disiplin dan rasa hormat kepada sekolah serta guru. Selain itu, penekanan diberikan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, kelas, dan kebersihan diri.
Kegiatan dilanjutkan dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Injily Wowor dan Queenzhy Tatontos dengan bacaan Alkitab dari Amsal 4:23, yang mengingatkan untuk menjaga hati dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan. Melalui firman tersebut, murid diajak untuk memperhatikan sikap batin, cara berpikir, dan tindakan sehari-hari agar tetap selaras dengan nilai kebaikan dan kebenaran.
Dalam penyampaian kepada murid, Ibu Kepala Sekolah menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasa dan setiap murid diminta melaksanakan tugas serta tanggung jawab dengan baik. Disampaikan juga bahwa mulai minggu ini seluruh murid kelas 12 akan menerima pembimbingan untuk penyelesaian proyek asesmen sumatif akhir semester genap. Program ini menjadi bagian dari pembelajaran berkelanjutan untuk mempersiapkan murid menghadapi masa depan dengan lebih baik. Murid juga kembali diingatkan untuk menaati peraturan berpakaian sebagai cerminan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain ibadah bersama murid, dilaksanakan pula ibadah guru dan pegawai dengan bacaan Alkitab dari Yakobus 1:22 sebagai dorongan untuk tidak hanya mendengar firman, tetapi juga melakukannya dalam kehidupan dan pelayanan.
