Kotamobagu – SMA Kristen Kotamobagu melaksanakan rangkaian Apel Pagi dan Ibadah Bersama pada Senin, 2 Maret 2026. Apel pagi dipimpin oleh Ayler Wowor, Pembina Dirgahayu Tatontos, dan Pembawa Acara Anjani Laloh. Dalam arahannya, pembina menyampaikan bahwa di era perkembangan yang semakin pesat, seluruh warga sekolah diajak untuk menggunakan teknologi dan digital secara positif, memanfaatkannya untuk mempermudah kegiatan serta menunjang masa depan.
Ibadah bersama dipimpin oleh Ibu Delma M. E. Lontoh, S.Th., M.PdK., dengan pelayanan pujian oleh Desandro Paparang (pemain gitar) dan Injily Wowor (penyanyi). Firman Tuhan diambil dari Matius 26:26–46, yang mengisahkan peristiwa di Taman Getsemani.
Dalam khotbah disampaikan bahwa peristiwa di Taman Getsemani merupakan jalan memikul salib yang harus ditanggung oleh Tuhan Yesus, yang mengandung makna pengorbanan. Percaya kepada Kristus membutuhkan pengorbanan atau penyangkalan diri. Umat Kristen bukan hanya sekadar percaya, tetapi menyatakan iman tersebut melalui ketaatan dan kesetiaan, sekalipun berada di tengah pergumulan.
Ditekankan pula bahwa doa memiliki kuasa yang sangat besar. Segala sesuatu perlu dinyatakan di dalam doa kepada Bapa tanpa ragu dan bimbang ketika percaya kepada Tuhan. Sekalipun diperhadapkan dengan pergumulan, umat percaya diyakinkan bahwa Tuhan senantiasa menopang, dan Dia hanya sejauh doa.
Dalam penyampaian dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ibu Paulina Kalisang, S.S., disampaikan teknis pelaksanaan asesmen sumatif, yaitu ruang ujian telah dibagi menjadi beberapa ruang, presentasi ujian telah diatur sesuai jadwal, seluruh murid wajib hadir dan memakai seragam sesuai ketentuan, serta menjaga kesehatan.
Ibadah guru dan pegawai dilaksanakan dengan bacaan Alkitab dari Mazmur 37:4 sebagai bagian dari persekutuan dan penguatan dalam menjalankan tugas pelayanan.
