Lolak, 3–5 Oktober 2025 — Suasana penuh kasih dan sukacita menyelimuti rangkaian Pelayanan Kasih SMA Kristen Kotamobagu di Jemaat GMIBM Torsina Lolak II, Kabupaten Bolaang Mongondow. Selama tiga hari, para siswa, guru pendamping, dan jemaat bersama-sama melayani, bersekutu, dan belajar tentang arti kasih Kristus yang mempersatukan, melalui tema “The Unity in God’s Love” (Kesatuan Dalam Kasih Kristus).
Hari Pertama – Wujud Kasih dan Persatuan
Kegiatan dimulai pada Jumat, 3 Oktober 2025, dengan sambutan hangat dari Ketua Jemaat GMIBM Torsina Lolak II, Ibu D. Kabahing-Lii, M.Th, bersama jemaat setempat. Rombongan sekolah yang terdiri dari guru, OSIS, PIK-R, serta King & Queen (K&Q) disambut dalam suasana pedesaan yang sejuk dan menenangkan.
Sore harinya, dilaksanakan Ibadah Pembukaan yang dipimpin oleh Sir Mario Rumondor, S.Th, menandai dimulainya rangkaian kegiatan selama tiga hari. Berbagai tarian pujian seperti “Biar RohMu Bekerja”, “Hidupmu Berharga”, dan “Lord I Give You My Heart” turut memperindah suasana ibadah.
Di malam hari, PIK-R Ceria SMA Kristen Kotamobagu mengadakan sharing interaktif bersama remaja jemaat dengan topik-topik menarik seperti Kesehatan Mental, Kenakalan Remaja, HIV/AIDS, dan Public Speaking. Suasana berlangsung akrab dan penuh antusiasme.
Menutup hari pertama, Ibu Dra. Telly Tangel selaku pembina OSIS menyampaikan syukur atas penyertaan Tuhan dan berharap kegiatan di hari-hari berikutnya dapat berjalan dengan baik serta penuh semangat.
Hari Kedua – Puncak Sukacita dan Pelayanan
Sabtu, 4 Oktober 2025, menjadi hari yang paling meriah sekaligus puncak dari seluruh kegiatan. Pagi hari diawali dengan gemah fajar dan jalan sehat bersama jemaat, sebagai simbol kebersamaan dan semangat melayani.
Siang hingga sore hari, para siswa mempersiapkan Ibadah Kebaktian Penyegaran Iman (KPI) dan pentas seni rohani, yang digelar pada pukul 18.00 WITA. Ibadah dipimpin oleh Ibu Delma M. E. Lontoh, S.Th, M.PdK, Kepala Sekolah SMA Kristen Kotamobagu. Dalam khotbahnya, beliau mengingatkan pentingnya melayani dengan kasih dan ketulusan di tengah dunia yang penuh tantangan.
Berbagai penampilan rohani dari para siswa menambah makna ibadah malam itu, di antaranya tarian “Wonderful Day”, drama “Setia Hingga Akhir”, serta skit “Lifehouse” yang menggambarkan kasih Yesus yang menyelamatkan.
Dalam sambutannya, Ibu Kepala Sekolah menyampaikan bahwa setiap pelayanan yang dilakukan dengan tulus tidak akan pernah sia-sia, melainkan akan berbuah pada waktunya. Sementara Ibu Paulina Kalisang, S.S, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menegaskan bahwa kegiatan ini menanamkan nilai pelayanan sejati—bahwa melayani bukan sekadar memberi, tetapi menghadirkan kasih dan ketulusan bagi sesama.
Kegiatan hari kedua diakhiri dengan doa syukur dan foto bersama yang penuh sukacita.
Hari Ketiga – Dikuatkan Dalam Iman dan Kebersamaan
Minggu, 5 Oktober 2025, menjadi penutup yang penuh berkat. Kegiatan diawali dengan Ibadah Sekolah Minggu bersama anak-anak jemaat, di mana para siswa SMA Kristen Kotamobagu turut membawakan pujian, cerita firman sederhana, dan bermain bersama anak-anak.
Dalam Ibadah Raya Minggu yang dipimpin oleh Sir Joshua Hengkeng, S.Th, para siswa dan jemaat dikuatkan melalui firman bertema “Ucapan Syukur atas Kasih Karunia Allah.” Berbagai penampilan seni rohani seperti tarian “In Christ Alone”, “Dekat Bapa”, dan skit “You Were There” turut memperindah ibadah.
Momen istimewa terjadi saat Ibu Paulina Kalisang, S.S (Frau) merayakan ulang tahunnya yang ke-57. Doa bersama dinaikkan sebagai ungkapan syukur atas kehidupan dan pelayanan beliau yang menjadi berkat bagi banyak orang.
Menutup seluruh kegiatan, Frau menyampaikan pesan yang menyentuh:
“Melalui pelayanan kasih ini, kami berharap siswa semakin memahami arti bersyukur atas kasih karunia Allah dan terdorong untuk menjadi pribadi yang beriman, peduli, serta siap menjadi berkat bagi sesama.”
Seluruh rangkaian Pelayanan Kasih SMA Kristen Kotamobagu di Jemaat GMIBM Torsina Lolak II berlangsung dengan penuh sukacita dan makna rohani. Selama tiga hari, para siswa tidak hanya belajar melayani, tetapi juga mengalami langsung bagaimana kasih Tuhan bekerja melalui kebersamaan, doa, dan pelayanan yang tulus.
Melalui kegiatan ini, SMA Kristen Kotamobagu kembali menegaskan komitmennya untuk membentuk generasi muda yang beriman, berkarakter, dan siap menjadi terang bagi dunia.
