SMA Kristen Kotamobagu terus melanjutkan pelaksanaan Ujian Berbasis Proyek yang dimulai sejak Senin, 24 November 2025. Ujian ini dirancang untuk menilai kemampuan murid dalam mengintegrasikan beberapa mata pelajaran ke dalam sebuah proyek kolaboratif, sekaligus menguji keterampilan komunikasi, kreativitas, dan pemahaman konsep melalui presentasi di hadapan guru penguji.
Pada Selasa, 2 Desember 2025, pelaksanaan ujian berlangsung semakin istimewa dengan kehadiran empat panelis tamu, yakni Kepala Cabang Dinas Pendidikan BOLTIMâKK, Bapak Hans Hart Moonik, S.Pd., M.Pd.; Pengawas Bina, Bapak Novry Lonto, S.Pd.; Ketua YPK GMIBM, Ibu Serly Ramba, S.Pd., M.Pd.; serta Kepala SMA Kristen Kotamobagu, Ibu Delma M. E. Lontoh, S.Th., M.Pd.K. Kehadiran mereka memberikan perspektif baru dalam proses penilaian sekaligus menunjukkan dukungan nyata terhadap pelaksanaan asesmen berbasis proyek di sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Delma M. E. Lontoh menyampaikan apresiasi atas kerja keras murid dalam menyiapkan proyek serta rasa terima kasih kepada panelis yang telah meluangkan waktu untuk menilai dan memberikan masukan. Beliau menegaskan bahwa ujian berbasis proyek tidak sekadar penyelesaian tugas, tetapi juga sarana membangun karakter, kemandirian, dan kemampuan menyampaikan ide secara bertanggung jawab.
Selama pelaksanaan, para murid mempresentasikan karya mereka dengan percaya diri, menjelaskan proses pengerjaan, pembagian peran, tantangan yang dihadapi, serta konsep utama dari masing-masing mata pelajaran. Para panelis memberikan pertanyaan, masukan konstruktif, dan penilaian objektif terhadap kualitas presentasi maupun substansi proyek.
Kegiatan ujian hari itu berjalan lancar dan kondusif. Guru-guru pendamping memastikan setiap kelompok mendapatkan kesempatan yang adil untuk mempresentasikan hasil karya mereka. Melalui kolaborasi antara sekolah, Cabang Dinas, dan Pengawas Pendidikan, pelaksanaan ujian tidak hanya menjadi proses penilaian, tetapi juga sarana peningkatan mutu pembelajaran di SMA Kristen Kotamobagu.
